Sabtu, 22 Desember 2012

0 Pria dengan Mr.P Besar Malas Pakai Kondom?




Penggunaan kondom secara benar dan konsisten merupakan salah satu cara pencegahan penyakit menular seksual dan HIV. Tetapi ternyata cukup banyak pria yang malas memakai kondom karena alasan ukuran kondom terlalu kecil untuk penisnya.

Pria yang tak mau memakai kondom itu kebanyakan adalah pria gay atau biseksual. Sebanyak 500 pria tersebut diwawancara apakah ukuran kondom berpengaruh pada penggunaan kondom.

Hampir separuh responden mengatakan kondom yang mereka pakai terlepas saat berhubungan seks dan sepertiga melaporkan kondom mereka sobek. Meski begitu kurang dari 40 persen pria mengatakan tak sulit mencari kondom.

Para peneliti mengatakan ada hubungan antara kondom yang sobek dan terlepas saat digunakan dengan hubungan seks yang tidak aman. Ukuran kondom yang tidak pas, baik terlalu besar atau kekecilan, juga membuat banyak pria malas memakainya.

Meski produsen kondom sudah membuat produk dengan berbagai variasi ukuran, bahkan mencapai 95 ukuran, tetapi kondom yang disediakan dalam kampanye pencegahan infeksi menular seksual dan dibagikan gratis biasanya hanya tersedia satu ukuran.

Hasil studi ini menguatkan penelitian tahun 2009 yang menyebutkan pria berpenis besar atau kecil cenderung malas menggunakan kondom.

"Hasil studi ini menunjukkan bahwa ukuran kondom yang pas sangat penting. Karena itu jangan hanya kondom ukuran standar saja yang diberikan," kata Dr.Christian Grov, salah satu peneliti. Tujuan utama penelitian ini adalah mengetahui dampak upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS.

sumber : kompas.com

Baca juga :
5 dampak dari onani
artis-artis porno yang bertaubat
artis porno juga manusia
inilah fakta unik dibalik pembuatan film porno 

Selasa, 27 November 2012

0 Cara Mengatasi Bau Mulut Yang Mengganggu


Cara Mengatasi Bau Mulut Yang Mengganggu - Memiliki bau napas tak sedap memang sangat mengganggu dan menimbulkan rasa malu.
Bau napas tak sedap atau yang dikenal dengan sebutan halitosis biasanya terjadi karena kondisi mulut yang tidak higienis atau masalah pada lambung.
Selain rutin menyikat gigi dua kali sehari, ada beberapa jenis bahan makanan yang dapat membantu menghilangkan bau napas tak sedap.
Makanan yang kaya akan vitamin C dapat membantu menghilangkan bau mulut karena mampu mencegah tumbuh kembang bakteri jahat pada mulut, yang menyebabkan bau tak sedap. Mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C juga dapat mengurangi risiko terjadinya masalah pada gusi.
Buah-buahan kaya akan vitamin C seperti stroberi, ceri, dan jeruk terbukti efektif untuk mengobati halitosis secara natural. Selain itu, apel dan wortel juga dapat menghilangkan bau tak sedap pada mulut.
Lemon juga merupakan buah yang kaya akan vitamin C dan dapat menghilangkan bau napas tak sedap tidak hanya karena halitosis, namun juga karena bau akibat mengkonsumsi bawang. Asam sitrat yang terkandung dalam buah lemon terbukti dapat membunuh bakteri pada mulut.
Selain buah-buahan, beberapa jenis rempah sepertu kapulaga dan cengkeh juga efektif untuk menghilangkan bau napas tak sedap. Beberapa jenis rempah ini juga dapat memberikan napas Anda menjadi lebih segar.
Daun jambu tidak hanya berfungsi untuk mengobati diare, namun mengunyah daun jambu juga dapat mengobati bau mulut tak sedap sekaligus memutihkan gigi secara alami. Mengunyah daun ketumbar atau daun mint, juga dapat membantu mengurangi bau napas yang tidak sedap.
Terakhir, cobalah untuk mengkonsumsi yoghurt yang rendah lemak dan tanpa kandungan gula . Menurut para ilmuwan, yoghurt mengandung bakteri yang menekan berkembangnya sulfat pada mulut. Sulfat ini adalah salah satu penyebab bau napas tak sedap. Selain itu, yoghurt juga dapat membunuh bakteri jahat pada mulut.
Yoghurt dengan kandungan gula, tidak akan membantu menghilangkan bau napas tak sedap, namun justru memicu tumbuh kembangnya bakteri jahat di mulut Anda.
Yoghurt dengan kandungan gula, tidak akan membantu menghilangkan bau napas tak sedap, namun justru memicu tumbuh kembangnya bakteri jahat di mulut Anda.

0 Cara Cegah Timbulnya Bau Mulut

Cara Cegah Timbulnya Bau Mulut - Untuk mencegah bau mulut, dr Zubairi Djoerban, spesialis penyakit dalam, menyarankan agar sikat gigi dengan pasti gigi secara teratur, bangun tidur dan menjelang tidur. Tidak lupa, sikat gigi sesudah makan akan memperbaiki kesehatan mulut kita dan mencegah bau mulut.
Kebiasaan sikat gigi harus diterapkan sejak sekolah dasar, bahkan harus sudah dimulai sejak anak belum masuk sekolah. Kumur-kumur dengan cairan antiseptik khusus untuk mulut sesudah sikat gigi dengan pasta gigi, juga dapat bermanfaat menghilangkan bau mulut.
Kesehatan mulut penting sekali untuk menjaga kesehatan kita secara keseluruhan. Kesehatan mulut yang terjaga baik, akan meningkatkan kemampuan kita untuk bicara, pidato, tersenyum lebih baik, merasakan makanan, mengunyah, menelan, bahkan dapat memperbaiki ekspresi muka kita.
Diet,  olahraga, dan banyak makan sayur buah akan memudahkan penyakit diabetes yang juga menjadi pemicu bau mulut menjadi lebih terkontrol dan bau mulut pun menghilang.
Bila tak kunjung berkurang, dr Zubairi menyarankan agar berobat ke dokter gigi, selain harus menyikat gigi dengan pasta gigi secara teratur. Bila mempunyai penyakit kencing manis sebaiknya konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam dan perlu ke spesialis THT bila ada kemungkinan radang sinus.

0 Cara Melenyapkan Jerawat Dalam Sekejap

Cara Melenyapkan Jerawat Dalam Sekejap - Munculnya jerawat terkadang membuat Anda sebal dan kesal bukan? Padahal jerawat biasanya akan hilang sendiri, walau memang memakan waktu dan sedikit menurunkan kepercayaan diri.
Bagi Anda yang tak sabaran dan ingin menghilangkan jerawat dalam waktu 1 hari, maka gunakan saja es batu.
Selain menggunakan es batu, cobalah untuk banyak mengkonsumsi air agar kulit tak dehidrasi. Berikut ini langkah-langkah menghilangkan jerawat dalam 1 hari, seperti dikutip dari situs Boldsky.
    1. Cuci muka dengan air dan pembersih muka yang lembut. Ini fungsinya mencegah jerawat makin meradang, sebab jika Anda bersihkan dengan scrub maka jerawat akan luka.
    2.  Pakai masker multani mitti (lumpur yang berfungsi mendinginkan) dan campuran bubuk cendana tambah air lemon, atau masker jenis lain yang fungsinya mengurangi produksi minyak.
    3. Setelah kering, bersihkan masker. Lalu ambil es batu dan gosok ke bagian kulit yang berjerawat hingga terasa mati rasa. Ulangi 2 kali dalam sehari. Dengan mengompres jerawat Anda dengan es batu ini, maka dapat mengurangi radang dan bengkaknya.
    4. Bersihkan sisa air di wajah Anda dengan lap bersih dan tunggu saja, jerawat Anda segera akan menghilang.

0 5 Menit Perjalanan Asap Rokok dalam Tubuh Anda

BIASANYA, sebatang rokok akan habis dalam 10 kali hisapan atau sekira 5 menit. Hanya 5 menit, tapi menit-menit penuh malapetaka bagi organ-organ tubuh Anda.
Sepanjang merokok, 4.000 bahan kimia menyusup ke dalam tubuh. Simak perjalanan 5 menit sebatang rokok bisa mengancam kesehatan jantung dan paru-paru Anda, seperti disitat Womenshealth.
0-10 detik pertama
Ketika Anda mengambil hisapan pertama, asap melewati mulut Anda, meninggalkan semacam serbuk cokelat yang menempel di gigi. Gas-gas beracun seperti formaldehyde dan ammonia segera menempatkan sistem kekebalan tubuh pada status waspada, menyebabkan peradangan di setiap bagian.
Setelah di tenggorokan, asap rokok secara temporer memperlambat cilia Anda. Cilia bak “tukang sapu” yang bekerja membersihkan sistem pernapasan Anda dari serangan lendir dan partikel debu. Sementara itu, nikotin yang masuk lewat udara langsung menuju aliran darah Anda melalui jutaan kapiler di paru-paru.
Tubuh Anda seakan mendapat sentakan energi ketika nikotin menyentuh kelenjar adrenalin, memicu produksi lebih besar yang meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Jantung Anda tidak bisa rileks sepenuhnya pada tiap detakan. Akibatnya, Anda berisiko lebih tinggi mengalami stroke.
Pada saat yang sama, karbonmonoksida (komponen beracun yang juga ditemukan pada knalpot mobil) dari asap rokok mulai membangun dalam darah Anda, membatasi kemampuan tubuh untuk mengangkut oksigen ke organ-organ vital.
Melalui aliran darah, nikotin menyerang otak Anda, di mana sel-sel saraf tertentu beraksi dengan membiarkan terjadinya lonjakan hormon dopamine, hormon yang berhubungan dengan mood baik.
Setelah 5 menit
Setelah tingkat dopamin melonjak dengan cepat, tubuh Anda merindukan sesuatu yang lebih “tinggi”, bahkan jika Anda tidak menyadarinya.
Jika secara berkala Anda mulai ketagihan, otak akan menyesuaikan. Alhasil, Anda akan semakin sulit untuk berhenti merokok. Bahkan, beberapa ahli mengandaikan nikotin sama adiktif seperti heroin.
Asap rokok memang sudah hilang, tapi tubuh Anda masih akan menyerap bahan-bahan beracun dari rokok hingga 6-8 jam berikutnya (news.id.msn.com)

Minggu, 25 November 2012

0 5 dampak dari onani

Tidak ada batasan yang pasti tentang seberapa sering pria boleh masturbasi. Meski dipengaruhi banyak faktor termasuk usia, ada beberapa pendapat yang menyebut frekuensi ideal untuk ejakulasi adalah 2-3 kali seminggu baik melalui masturbasi maupun hubungan seks yang sesungguhnya.

Dikutip dari AskMen, masturbasi yang terlalu sering bisa memicu aktivitas berlebih pada saraf parasimpatik. Dampaknya adalah produksi hormon-hormon dan senyawa kimia seks meningkat teramasuk asetilkolin, dopamin dan serotonin.

Ketidakseimbangan kimiawi yang terjadi akibat hobi masturbasi yang terlalu sering bisa memicu berbagai macam gangguan kesehatan antara lain sebagai berikut:

1. Impotensi
Gangguan pada saraf parasimpatik bisa mempengaruhi kemampuan otak dalam merespons rangsang seksual. Akibatnya kemampuan ereksi melemah, bahkan dalam tingkat keparahan tertentu bisa menyebabkan impotensi yakni gangguan seksual yang menyebabkan penis tidak bisa berdiri sama sekali.

2. Kebocoran katup air mani
Bukan hanya ereksi saja yang terpengaruh oleh kerusakan saraf, kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yag tepat juga terganggu. Akibatnya sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun penis sedang dalam kondisi lemas.

3. Kebotakan
Dampak lain dari ketidakseimbangan hormon yang terjadi jika terlalu sering masturbasi adalah kerontokan rambut. Jika tidak diatasi, lama-kelamaan akan memicu kebotakan atau penipisan rambut pada pria.

4. Nyeri punggung dan selangkangan
Kontraksi otot saat mengalami orgasme bisa memicu nyeri otot, terutama di daerah punggung dan selangkangan. Bagi yang melakukannya dengan tangan kosong tanpa pelumas, rasa nyeri juga bisa menyerang penis karena gesekan yang terjadi bisa menyebabkan lecet-lecet.

5. Rasa letih sepanjang hari
Setiap kali tubuhnya mengejang karena orgasme, pria akan kehilangan cukup banyak energi karena hampir semua otot akan mengalami kontraksi. Akibatnya jika terlalu sering, pria akan kehilangan gairah untuk beraktivitas dan cenderung akan merasa ngantuk sepanjang hari.

Sementara menurut pakar seks Dr Andri Wanananda MS, masturbasi relatif normal bila dilakukan tidak sampai mengggangu kegiatan produktif sehari-hari.

Diakuinya memang ada dampak masturbasi yang keseringan yakni terjadi ejakulasi dini saat sanggama dengan pasangannya.

0 Hindari Menjemur Pakaian di Dalam Rumah

Di musim penghujan seperti sekarang tentu sulit mengandalkan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian. Namun, menjemur pakaian di dalam ruangan sebenarnya tidak dianjurkan karena bisa memicu penyakit asma.

Penelitian yang dilakukan tim dari Mackintosh School of Architecture di Glasgow, Skotlandia, menemukan bahwa menjemur pakaian di dalam ruangan akan meningkatkan kelembaban udara sampai 30 persen.

Berdasarkan survei terhadap 100 rumah yang mereka lakukan, hampir tiga perempat rumah memiliki tingkat kelembaban yang bisa memicu pertumbuhan kuman dan tungau. Kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko asma dan penyakit alergi lainnya.

Survei tersebut dilakukan pada musim dingin tahun 2011 dan menemukan sekitar 87 persen rumah tangga menjemur pakaian di dalam rumah dan dua pertiga menjemur di dekat sumber panas seperti radiator.

Para peneliti mengatakan bahwa model arsitektur yang tertutup rapat untuk meminimalkan pengeluaran energi sering kali tidak diikuti dengan ventilasi yang baik. Akibatnya, uap air sulit untuk menghilang.

Menurut Malcolm Richardson, profesor bidang studi jamur dari Universitas Manchester, Inggris, ada berbagai tipe kapang, tetapi hanya 10 jenis yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan, seperti sinusitis, bronkitis, alergi, dan gangguan pernapasan lainnya.

Kapang adalah jenis jamur yang tumbuh di tempat di mana kelembaban terperangkap di udara, misalnya di kamar mandi, tempat cuci piring, mesin cuci, mesin pengering, dan di dapur. Bisa juga ditemukan di tanah dalam pot tanaman.

Setiap genangan air juga bisa memicu tumbuhnya jamur. Jika pertumbuhannya cepat, jamur bisa terlihat dalam hitungan bulan sampai tahunan. Rumah yang tidak memiliki ventilasi yang baik juga menjadi tempat favorit jamur.

"Tempat yang jadi favorit jamur untuk tumbuh di rumah adalah wallpaper, lantai, serta di balik lantai dan di sekitar jendela," kata Richardson.

Menghirup udara yang memiliki spora jamur bisa mendatangkan dua efek, yaitu infeksi pada orang yang memiliki sistem imun lemah serta reaksi alergi terutama asma. Gejala-gejala alergi jamur bisa berupa batuk, rasa lelah berkepanjangan, iritasi mata dan tenggorokan, sakit kepala, iritasi kulit, ataupun rasa mual.

sumber : www.dechacare.com

 

Jurnal Kesehatan Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates